Wanamukti Barat, 03 Januari 2026 —
Salah satu pura yang berada di Desa Wanamukti Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu Pura Luhur Manik Hyang Adat Windhu Nadi, melaksanakan upacara piodalan bertepatan dengan Purnama Kapitu (purnama ke-7). Kegiatan suci ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh umat Hindu setempat serta masyarakat sekitar.
Piodalan merupakan hari jadi pura yang disakralkan oleh umat Hindu sebagai bentuk rasa bhakti dan penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya. Sejak pagi hingga sore hari, rangkaian upacara persembahyangan dilaksanakan dengan tertib, diiringi suasana religius dan penuh kekhusyukan.
Pada malam harinya, rangkaian piodalan dilanjutkan dengan pagelaran kesenian Bali sebagai bagian dari pelestarian budaya dan ungkapan rasa syukur. Beberapa kesenian tradisional ditampilkan, di antaranya tari-tarian Bali, bondres yang menghibur umat dengan pesan moral dan kebijaksanaan, serta ditutup dengan tarian sakral Rangda yang sarat makna spiritual.
Penampilan tari Rangda sebagai penutup menjadi simbol penyeimbangan antara kekuatan sekala dan niskala, sekaligus memperkuat nilai-nilai adat dan kepercayaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat tampak antusias menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan dengan penuh rasa hormat.
Melalui pelaksanaan piodalan ini, diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan antarumat, meningkatkan sraddha dan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menjaga kelestarian adat, budaya, dan tradisi Hindu di Desa Wanamukti Barat.